Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 November 2014

JENGAH

Judul diatas aku ambil dari Judul Lagunya PAS Band "Jengah" yang mungkin artinya BOSAN. yah, bosan itulah pikiranku saat ini. bukan bosan berkeluarga tapi aku bosan dengan semua keadaan ini.
aku dan istriku ikut orang tuanya (mertuaku). seperti yg kalian tau, ikut mertua itu tidaklah menyenangkan bagi sebagian besar orang dan itu termasuk aku.

aku sadar (kalau gak sadar pasti gak bisa bangun), pasti ada beberapa orang yang ngomongin aku yang ikut sama mertua kaya gini. aku juga gak pengen seperti ini, biarpun Ibu mertuaku sangat baik dan sangat pengetian sekali kepadaku, tapi tetap saja aku rasa sungkan.  jujur saja, aku sangat menghormati beliau karena beliau paham dan ngerti denganku.

aku selalu berpikir setiap mau tidur, aku harus bikin rumah ya paling gak aku dan istriku bisa hidup mandiri tanpa harus ikut dan tergantung sama mertuaku. aku ceritakan disini kalau istriku itu sangat ketergantungan sama orang tuanya, tidak bisa pisah jauh-jauh dari mereka.  seharusnya dia sadar dan paham.

aku mulai bosan dengan keadaan ini, aku mulai jengah dengan semua keadaan dalam keluarga ini yang selain ibu mertuaku mereka tak bisa memahami.  beginilah hidupku yang mempunyai istri yang ketergantungan dengan keluarganya dan adik-adik ipar yang "kada tahu dibasa" yng gak tau sopan santun dalam berbicara kepada orang yang lebih tua, tak tahu orang mau istirahat mereka selalu ribut, nyalain TV keras/nyaring sampai membuat aku tak bisa tidur.

aku sadar dengan semua tulisan ku ini, mungkin keluargaku dan keluarga istriku akan membacanya, aku siap ambil resikonya atas konsekuensi yg aku tulis disini.

Minggu, 10 Agustus 2014

Kurang Ajar

Dalam keluargaku tidak pernah diajarkan kurang ajar kepada orang tua, harus sopan santun. didikan kedua orang tuaku tidak lah keras tetapi mengena banget. mereka mengajarkanku supaya tidak atau jangan KURANG AJAR kepada orang tua atau orang yang lebih tua dariku.

setelah aku menikah, punya isteri (ya jelas punya istri, masa suami). didikan orang tuaku di uji dalam keluarga isteriku. maklum saja, dalam keluarga isteriku masih kurang pendidikan sopan santun kepada orang yang lebih tua.

seperti hal-nya isteriku, ia kalau marah pasti mengucapkan kata-kata yang tak pantas kepadaku, misalkan bahasa banjarnya ULUN, PIAN, INGGIH, tapi kalau sudah marah ia akan mengucapkan bahasa KASAR (menurut bahasa banjar) seperti "AKU, IKAM, HE'EH.

ini akibat kurangnya didikan orang tua, bahkan pendidikan sekolah, maklum isteriku cuma mengenyam pendidikan cuma sampai kelas 1 SMP jadi masalah sopan & santun itu masih kurang. dan imbasnya adik-adiknya juga mengikuti (manurut) kakaknya (isteriku) itu.

dan ini sangat tidak biasa olehku, aku yang tak biasa dengan segala kekuarang ajaran itu pun mengeluh.  sunngguh KELUARGA INI TAK ADA SOPAN SANTUN sama sekali kepada orang yang lebih tua.

Jumat, 18 Juli 2014

Sebuah Catatan Untuk Sang Istri

Artikel ini kubuat saat sebuah tulisan atau catatan tidak bisa lagi digunakan sebagai pesan seorang suami kepada isterinya, sebuah pesan teguran atau nasehat karena sayang kepasa sang istri.

Dalam kehidupan rumah tanggaku tidak perlunya ada teguran secara lisan karena kata-kataku sering dianggap terlalu kasar, teguran lisan yang terlalu kasar membuatku berfikir, apakah memang kasar atau sengaja dibikin supaya terdengar kasar padahal caraku untuk menyampaikannya tidaklah sekasar apa yang istriku sebut dan fikirkan.

Jadi aku kuputuskan untuk mencari cara agar supaya caraku menyampaikan pesan berupa keluh kesahku padanya tidak lagi secara langsung ataupun melalui sebuah tulisan.  Karena "Lisan" langsung akan membuat Istri akan merasa tersinggung. Ataupun dengan "Tulisan" atau "Catatan" mungkin tidak akan pernah dibacanya.

Cara yang efektif bagiku adalah menggunakan Rekaman Audio, yang berisi rekaman suaraku sendiri. Cara demikian ini sangat efektif kugunakan dalam keluargaku. Aku tak mengharapkan ia mendengarkan atau membaca, tapi aku mengharapkan bagaimana cara menyentuh hatinya dengan suaraku melalui rekaman yang mungkin akan merubahnya sedikit demi sedikit, bagaimana?  Jelas Rekaman itu penuh perasaan tanpa emosi langsung, karena saat dia (istriku) memutar (mendengarkan) isi rekaman tersebut mungkin kesalahannya itu sudah cukup lama ia lakukan tapi teguranku baru ia dengar sekarang atau nanti beberapa hari, beberapa bulan bahkan beberapa tahun kemudian, ataupun aku sudah mati baru ia tau semua keluah kesahku padanya.

Apakah cara ini membuat ia JERA?!!.. insyaAllah akan menyentuh hatinya. asal masih menggunaka kalimat yang sopan dan santun.

Demkian artikel ini aku tulis, mungkin diantara saudaraku ada yang mencari cara "Bagaimana Menegur Istri" yang efektif di Om Google.


Rabu, 07 November 2012

Kaji Beasa....!!

singhaja aku tulis ngini lawan bahasa banjar, amun bahasa indonesia tarus kasian yang kada tapi tau babahasa indonesia nang baik dan nang bujur tu kaya apa.

aku manulis ngini gasan maramiakan blog ampunku saurang, nang lawas kadada ku ilangi...maklum haja blog ku nang bangaran Pustaka Cinta ngini nang kaya gubuk darita ja sudah. gadget nang dipakai gen kakayaitu haja jua...kalah dibanding lawan ampun nang lain.  kadada nang handaknya sako ai nang bejinguk ka dalam blog ku neh, lawas kada tasapui, bahambur ratik dimana-mana. ditambah iklannya disarangi kabibitak nah.

maklum haja aku ngini lagi sibuk bausaha, jadi kada tapi tahirai lagi..eh, salah...kada tapi tahurani lagi maksudku hen lawan blogku nginih..

wahini banyak sudah kakawanan nang baisi blog, nang jelas kawa gasan curhat selain di pisbuk hen, ada jua nang gasan baramian haja..tapi ada jua gasan babagi informasi nang kaya aku neh hen.

nah, ngini haja gen dahulu nang aku tulis disini. jaringan pina lambat banar nah...sampai jumap lagi dipostingan barikutnya..okey?

salam.

Rabu, 30 Mei 2012

Temukan Cinta Anda


Bila anda tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang
bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan,
pekerjaanpun menjadi menggembirakan.

Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah
suasana dan gedung kerja anda. Ini mendorong anda untuk bergairah
berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.

Bila toh anda juga tak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang
pergi dari dan ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan
menjadi tujuan tampak menyenangkan juga.

Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apapun
yang bisa anda cintai dari kerja anda : tanaman penghias meja, cicak di
atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela. Apa saja.

Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka
mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan.

Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup
hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta
yang tulus.

Itulah yang aku rasakan saat ini, aku memang cinta dan sayang sama pekerjaanku saat ini, aku juga cinta dan sayang sama orang-orang yang ada di dalam kantorku (tidak termasuk yg ada dalam program dalam sekala luas).

Bermacam-macam suara miring mampir ke telingaku, maklum hanya aku orang yang dianggap berpengalaman dalam program (PNPM) ini karena paling lama dan bisa bertahan menghadapi macam-macam suara kritis masyarakat haruyan.

Segala macam-cacian makian dan sindiran mereka layangkan padaku, aku seperti di interfensi oleh beberapa pihak, aku memang sadar diri...tau diri saja aku ini bos..!!

Aku memang sudah lama pengen mundur dari pekerjaan ini tapi beberapa rekan kerjaku memintaku untuk tetap bertahan, aku seperti penjaga gawang buat mereka, seorang yang bisa diandalkan untuk menghadapi serangan-serangan dari luar, dari luar negeri dan luar angkasa..hehehe...emangnya aku pembasmi alien kayak di film MIB (Man In Black).

Aku merasa sudah gak tahan harus bekerja disini, gaji udah dikit tapi resiko gawean yang berat abis, ampe terkuras otak dan pikiranku...seperti nguras bak mandi. Kenapa juga aku harus bertahan dengan pekerjaan yang menyulitkan seperti ini, banyak resiko dan bisa-bisa malah mencelakakan badan. Apakah harus badanku binasa gara-gara pekerjaan ini?

Ikhlas dan sabar terus aku kuatkan dalam diri meski beban pikiran terus saja menghantui, oh..pekerjaanku...mengapa selalu berhubungan dengan menguras otak seperti ini.

Rabu, 23 Mei 2012

COBALAH TIDAK MENGELUH


Di tempatku bekerja ini mungkin yang paling berat yang pernah aku rasakan.  Nasib seorang bawahan yang harus punya pertanggung jawaban. Program ini membuat ku belajar banyak tentang pola pikir masyarakat di sekitarku dan yang umumnya ada di kecamatan tempat aku tinggal.

Kadangkala aku sering mengeluh dengan keadaan ini, nasib pekerjaan yang tidak kunjung membaik di Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah khusus Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) karena masalah simpan pinjam.

Program ini yang masuk di Kecamatan Haruyan pada tahun 2007 (sebelum aku bergabung). Telah banyak membantu masyarakat di desaku bahkan secara luas untuk kecamatan Haruyan ku yang tercinta. Tahun 2009 aku mulai ikut bergabung di Program ini, tentunya dari jabatan seorang sekretaris kemudian sempat jadi bendahara lalu yang terakhir ini aku di percaya untuk menjadi Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Haruyan.

Jabatan ini memang penuh resiko dan tanggung jawab, yha tentunya tidak perlu aku ceritakan mengapa aku ditunjuk jadi Ketua, itu urusan intern yang membuat aku sangat sakit hati untuk mengingatnya.

Sebisa mungkin aku tidak mengeluh dengan pekerjaan atau jabatan ini, tapi apalah daya, ku hanya sebagai manusia biasa, berkeluh kesah itu sudah biasa tapi jangan sampai berlarut-larut, mungkin yang kutulis disini cuma sekedar curhat belaka, yang tentunya akan menjadi pembelajaran yang paling berharga. Teman satu kerjaku adalah Lina Muliati (Bendahara) dan Syamsul Rahman (Sekretaris), dua orang ini sangat berperan penting dalam menjalankan roda aktifitas dalam Unit Pengelola Kegiatan di Kecamatan Haruyan.  Personil kami ini memang kurasa unik, sebab, karena sering gonta ganti personil, aku saja mungkin sudah angkatan ke 4 yang berganti-ganti jabatan. Tidak sama dengan di Kecamatan lain di Hulu Sungai Tengah yang masih tetap dari angkatan pertama saat Program ini masuk di Hulu Sungai Tengah, di Kecamatan haruyan untuk UPK-nya ini terbilang unik seperti yang kusebut tadi, bahkan untuk konsultan atau disebut fasilitator (FK dan FT) di Kecamatan Haruyan sering berganti-ganti, apa penyebabnya?

Bagaimana cara mengubah pola pikir masyarakat di Kecamatan Haruyan bahwa program masyarakat ini telah banyak membantu pembangunan di Desa mereka.  Terkadang kebanyakan masyarakat di Kecamatan Haruyan hanya bisa mengkritik segala kinerja program bahkan kinerja kami sebagai UPK (unit pengelola kegiatan) yang dianggap tidak becus, jadi….! Apa yang mereka inginkan? Apa kah UPK ini akan diganti dengan orang-orang yang bisa dijadikan boneka2 mereka? Yang bisa dengan mudah diatur dari dalam tanpa Petunjuk Teknis yang ada?  Dan apakah program dari pemerintah ini akan berakhir sama dengan program2 terdahulu yang dianggap masyarakat Cuma “DUIT PEMERINTAH”.

Sebuah beban dan tanggung jawab telah aku pikul sebagai Ketua UPK di Kecamatan Haruyan, aku sadar bahwa aku dipilih oleh masyarakat dan untuk masyarakat, tetapi setidaknya meraka mencoba berfikir terbuka dan jangan hanya bisa menyalahkan saja. Semakin tua sesorang semakin punya pikiran “DUIT” yang ada, kita harusnya bisa memangun daerah kita ini tanpa pamrih, PNPM-Mandiri Perdesaan telah mengajarkan kepada kita bahwa program ini program Gotong Royong, Swadaya, Sosial dan Demi Kesejahteraan masyarakat di Daerah Kecamatan Haruyan sendiri.

Apa pihak di atas yang menyelenggarakan progam ini mendengar semua keluhanku? Aku rasa tidak, mereka pun tak sempat memikirkan kami, kami UPK hanya orang daerah yang selalu dituntut untuk melayani masyarakat bagaimanapun kondisinya. Ya..sangat menyedihkan UPK Kecamatan Haruyan ini, tapi sebagai Ketua, aku harus member semangat kepada rekan kerjaku, kita tidak boleh mengeluh, kita mencintai pekerjaan ini, kita cinta masyarakat haruyan, dan demi Desa Haruyan kita siap melayani sesuai dengan aturan yang berlaku.

Aku persembahkan tulisan ini buat semua UPK se Indonesia, mungkin permasalah seperti ini sudah sejak lama dialami di daerah lain, tapi aku coba untuk menjalaninya, karena “TAK ADA MASALAH YANG TAK TERSELESAIKAN”.

Wassalam.

Minggu, 20 Mei 2012

Si Duren Busuk


Untung saja aku tak jadi membeli duren busuk, bentuknya sudah kecil dan harganya juga mahal, mungkin sih, bisa saja bibit duren itu emang gak bagus dari nenek moyangnya, tapi si duren tetap saja laku, mungkin karena penampilan dan cara penyajiannya sangat memikat para calon pembeli tapi si duren tetap laku.
Ya begitulah, mungkin hal ini sangat bertentangan denganku, dengan kepribadian yang kumiliki.  Kalau aku bilang aku tak pantas untuknya,  hal itu seperti menyebutkanku tidak sebagai human atau manusia, karena apa yang diciptakan Allah itu pastilah pantas, pantas untuk hidup, pantas mendapat kasih sayang, pantas mencintai dan dicintai tapi tak pantas untuk disakiti.
Memang tak seharusnya aku bersedih karena putus cinta, tapi aku hanya manusia biasa yang punya hati dan perasaan juga. Ku masih kesal dengan mantanku itu karena telah mendustai aku dan juga keluargaku. Aku mungkin sampai saat ini masih tidak bisa menerima kekecewaan yang ia lemparkan kehati aku, karena aku terlalu sayang sama dia, terlalu meharapkan cintanya, aku pikir dia adalah makhluk Tuhan yang kuanggap hampir sempurna karena tau hukum agama dan tau sopan santun tapi nyatanya isi hati wanita itu tidak lebih baik dari se’onggok kotoran di lubang WC ku.
Aku pasrah, aku malu, serta keluargaku pun ikut merasakan apa yang telah dia perbuat pada kami, perempuan pendusta itu telah mencoreng nama baik keluargaku, dan sudah sepantasnya aku sebut dia DUREN BUSUK yang tak tau malu.
Alangkah bodohnya lelaki yang memperistri dirinya, karena bibit dari keturunan wanita itu bukanlah dari bibit yang baik.  Berlatar blakang dari keluarga yang broken home alias kacau, mulai dari kakek buyutnya sampai dengan ibunya,  semua berakhir dengan PERCERAIAN, bagaimana aku nantinya? Apakah gen dari keturunan tersebut bisa aku percaya dapat menjaga keutuhan rumah tangga? Aku ragu karena sifat egois yang didapatnya dari ibunya, betapa tidak, kalau saja ibunya tidak egois mungkin keluarganya tak akan hancur, dan membuat cerai berai seperti ini, setahuku ibunya itu sudah beberapa kali kawin dan cerai, kawin lagi dan cerai lagi. Dan mungkin sifat itu pasti akan turun ke anaknya, yaitu wanita yang aku sebut2 dalam tulisanku ini.
Penampilan nya seperti orang yang taat agama dan tau hukum islam tapi hatinya busuk, orang yang tak tau di untung dan hanya bisa mempermalukan keluargaku saja. Aku bersumpah bahwa dia pasti akan merasakan apa yang aku rasakan saat ini, dia dan keluarganya kelak akan menanggung akibatnya. Ammiiinn..

Kamis, 17 Mei 2012

Hianat Cinta


Nomor (1)
Nama   : Evi Erma
Binti     : H. Ma*kani
Alamat : Pasar Panas
Kasus:
Dia waktu itu masih kuliah di Akper Kesdam Tanjungpuri Teluk Dalam Banjarmasin, hubungan kami jalani 3 tahun lebih dan aku telah dikhianatinya, dia selingkuh dengan seorang polisi dan juga anak kuliahan. Yang tragisnya adalah bahwa dia sudah menyerahkan separoh tubuhnya untuk lelaki-lelaki selingkuhannya itu, sungguh wanita ini sangat menyakitkan hatiku, aku kecewa dan terluka akibat perbuatannya dibelakangku, menyimpan lelaki dikamar kost-nya Tapi..! apa yang aku dapatkan? Sampai saat ini akulah yang disalahkan orang tuanya, kenapa? Aku memang memutuskan hubunganku dengannya dengan alasan tersebut diatas, DIA SELINGKUH!. Tapi apa yang aku dapatkan kan? Cacian dan makian dari orang tuanya dan mengatakan bahwa aku ini orang yang BODOH karena telah meninggalkan anaknya yang bernama Evi ini.  Aku enggan untuk merusak keluarganya, seandainya orang tuanya tau apa penyebabnya sehingga kami putus, pastilah sampai saat ini aku tak akan dianggap bodoh oleh kedua orang tuanya. Tapi aku makin bertambah BODOH jika menjadikan dia sebagai pendamping hidupku kelak.

Nomor (2)
Nama   : Husnul Khatimah
Binti     : Sa*fulridho
Alamat : Haruyan Seberang
Kasus:
Wanita ini juga seorang pengkhianat, dan terlalu liar untuk dimiliki, dan tidak bisa menyesuaikan dengan kaadaan ekonomi, hidup pas-pasan tapi pengen berpenampilan layaknya orang kaya, yang selalu menuntut materi.  Hubungan kami cuma sampai 10 bulan dan akhirnya putus, padahal hampir saja aku mengawini orang ini. Yang lebih menyakitkan adalah sebuah kebohongan yang dia bawa kedalam keluargaku, terutama nenekku yang teramat sayang sama dia tapi dia telah memutuskan cinta ini tanpa alasan apapun, tapi aku kecurigaan ku saat bersamanya itu benar, dia mengakui berselingkuh dibelakangku dan melakukan pertemuan tersebunyi dengan lelaki lain.  Betapa bodohnya aku, sehingga aku sempat termakan dengan kata-katanya dan airmatanya itu, ternyata mulut manis tapi hati berbisa.

Nomor (3)
Nama   : Wiwin Sri Rahayu
Binti     : Edy Suwi*no
Alamat : Andang
Kasus:
Ini yang sangat menyakitkan ku dan keluargaku, betapa tidak, kami memang tidak pacaran tapi sudah bertunangan dan badatang tapi tiada hujan dan tiada petir dia memutuskan hubungan pertunangan kami yang belum genap sebulan itu, alasannya karena aku tak bisa menepati janji, tapi aku tidak pernah berjanji untuk langsung melaksanakan perkawinan satu bulan setelah pertunangan, aku bilang 2 atau 3 bulan dan paing lambat bulan ke sebelas, tapi kenapa dia tega denganku. Membuat malu kelurgaku.
Dia adalah seorang wanita yang ku anggap hampir sempurna karna tahu hokum agama, tau berpakaian yang baik dalam agama, selalu berkerudung dan menutup aurat, tapi itu hanya diluar saja dan ternyata dalam hatinya penuh dengan racun berbisa yang mencoreng nama baik keluargaku. Aku teramat sayang dengannya tapi apa yang aku dapatkan? Aku dan keluargaku telah dibodohi dengan penampilan yang muslimah itu, seorang Guru Tajwid, Guru TK-Al-Qur’an tapi mempunya akhlak yang tidak baik. Bibit dari keluarga yang tidak baik maka menghasilkan buah yang busuk. Semoga apa yang aku rasakan ini akan kau rasakan kelak, betapa sakitnya hatiku. semoga Allah membalas semua perbuatanmu terhadapku dan keluargaku.


3 wanita inilah yang telah menghancurkan hidupku, tapi aku kembalikan kepada Allah, semua itu ada hikmahnya, lebih baik tahu sekarang daripada aku tahu akhlak mereka setelah berkeluarga. Allah belum mempertemukanku dengan seorang wanita sebagai Jodoh terbaik dalam hidupku. Terimakasih Ya Allah, karena telah Kau tunjukan siapa mereka meski dengan cara yang menyakitkan seperti ini.

Rabu, 16 Mei 2012

Tikus Ngepet


Pas jam istirahat kantor habis makan siang, aku pulang dengan menggunakan Matic ku yang kuberi nama SpinX.  Alangkah terkejutnya diriku pas masuk ke kamar depan, lobang dinding kembali menganga.  Dalam bathinku pun berkata, ini pasti ulah si tikus item dekil pikirku.
Lalu dengan langkah bergegas menuju gudang balakang rumah kuambil palu dan sepotong papan untuk menutupi lobang tersebut, mungkin itu tikus jantan yang doyan lobang dan juga tikusnya banyak utang, gali lobang tapi gak bias nutup lobang.
Pernah aku berpikir untuk menaroh jebakan kabel listrik didekat lobang tersebut tapi aku kan masih punya kepribinatangan, jadi ga tega kalo harus liat tikus itu mati karena kesetrum, tapi kalau gak gitu juga, habis dong barang2 dalam kiosku dia angkut…huh.
Entar kalau ada lobang di dinding kamarku lagi baru aku pasang dengan jebakan kabel listrik biar skalian dia mati dan terus gentayangan..hehehe…mati penasaran, atau bias juga aku psang kawat berduri, biar dia tergelincir dan jatuh dia atas duri2 itu.
Tikus itu emang nyebelin banget, dia bisa angkut parfum yang ukuran 10 Mili, terus mindahin ke dalam lemari didalam kamar….tikus memang pekerja keras, dengan berbagai cara dia bias angkut barang2 yang bukan miliknya itu, pantas saja para koruptor disebut2 tikus kantor..karena lari cepat dan lincah dan susah ditangkap. Harus menggunakan akal dan jebakan buat menangkap tikus2 itu.
Begitu juga dengan para koruptor, KPK harus gigih menangkap dan memenjarakan mereka yang suka ambil uang Negara, harus dengan berbagai cara, dan taktik yang jitu serta dilengkapi dengan peralatan canggih seperti di film james bond.
Tapi sayangnya para koruptor itu tidak sama dengan tikus dirumahku, kalau tikus dirumahku bias ketangkap dan bias saja langsung aku mampusin, tapi kalau meraka para koruotor itu dengan berbagai cara mereka bias saja kabur dan luput dari pengawasan serta jebakan KPK, dan bebas dari hukuman penjara. Mereka kan banyak duit buat menutup mulut para oknum2 yang bersangkutan.

Selasa, 15 Mei 2012

TAK SEPERTI YANG DULU

Untung ada sms temanku saat hatiku lagi resah alias galau kata habitat alay.  Dia kirim pesan seperti biasa, yang panjang dan susah buah dimengerti yang membuat ku bertanya beberapa kali tentang maksud sms keBETEan nya itu.  Katanya dia disamakan dengan atasanku yang satunya itu, dia tak terima karena dibilang tak pengertian.
Untunglah aku sedikit terhibur dengan sms nya meski nyebelin juga sih, ya aku cuman bisa bilang kalau dia memang gak ada yang nyamain, termasuk si Dora atasanku itu mungkin garis keturunannya perlu diselidiki karena O’onnya minta ampun.
Ku hanya bisa tersenyum dan bilang ‘’kalau disamain sama kucing peliharaan kamu, masih punya otak kalo mau e’e dan udah tau kalau harus diluar rumah”. Ya ampun aku pun lagi bĂȘte nih Lin pikirku dalam hati sambil memandang isi sms2nya, karna seharian ini kekasihku seperti tak menghiraukanku. Dan seolah2 aku ini bukan siapa2 baginya.
Ada apa dengannya? Salah apa kah aku dengannya? Pertanyaan2 itu yang selalu muncul dalam hatiku. Ya selalu aku mengalah, siapa yang salah? Apa karna aku yang terlalu egois sehingga dia seperti ini kepadaku.
Iya begini kalau macarin anak cewek yang umurnya beda 9 taon, dia pengen kita manjain dia tapi dia gak pernah ngertiin kita cowoknya. Dan akhirnya kisah inipun berakhir juga, kemungkinan aku batal kawin sama cewek itu (wiwin sri rahayu), padahal kamu sudah tunangan dan pihak dari keluarga masing – masing sudah sepakat, tapi ya jodoh itu di tangan Allah SWT, manusia gak ada yang sanggup, aku Cuma bisa pasrah dan sebagai seorang laki-laki pantang buatku menangis..!
Ya tempat yang paling tepat buat curhat adalah mengadu kepada orang tua dan kepada Allah, orang tua memberikan masukan dan minta kepada Allah supaya beban ini tidak berat dipikiran alias lapang dada menerima, dan ikhlas dunia akhirat. Alhamdulillah aku bisa mengembalikan semua masalah itu “La Haula Wallaquata’
Aku harus sabar, wanita didunia ini tak hanya si wiwin saja, ujian ini memang berat seh, betapa tidak…. status bertunangan ini bisa saja batal hanya karena ketidakadanya kecocokan katanya, apa kerana ada yang memanas-manasi dia? Atau ada sesuatu hal yang lain? Katanya kami tiada saling mengerti satu sama lain. Dia terlalu egois dan hanyan mementingkan perasaannya saja. Aku harus sabar menerima itu semua dengan lapang dada, akhirnya kisah cintaku dengannya berakhir di 14 mei 2012.

FREE TEMPLATE BANNER DESAIN MAULID NABI TAHUN 2024

Maulid Nabi: Lebih dari Sekedar Perayaan, Ini Dia Maknanya! Hai semuanya! Maulid Nabi Muhammad SAW lagi nih! Tahun ini jatuh pada tanggal .....