Saturday, May 7, 2011

Cinta Tak Direstui

Terkadang apa yang kita inginkan dalam urusan asmara tidak ada kesesuaian dengan lingkungan atau tidak adanya dukungan dari orang-orang sekitar kita, bagaimana menyelesaikannya.
tulisan ini bukan memberikan cara untuk menanggulangi masalah '' CINTA TAK DIRESTUI'', tapi bagaimana kita menyikapi hal tersebu.

Masalah ini memang sudah banyak diperbincangkan dan di alamai oleh banyak orang. hal yang lumrah jika keluarga menginginkan yang terbaik buat kita / orang tua terhadap anak2nya.

Hal - hal apa saja yang menyebabkan suatu hubungan sampai tidak mendapat restu? nah. banyak orang bercerita masalah tersebuat berhubungan dengan Keluarga, soal harta, status sosial itu sudah biasa.
tapi kalo masalahnya adalah sifat perilaku, umur yang terlampau jauh, pengangguran yang tidak bisa menjamin hidup layak, yha jelas sekali, kebanyakan orang tua hanya berfikiran tuk masa depan anaknnya kelak, hidup layak atau tidak ?

ketakutan tersebut bisa saja karena si orang tua tak mau kena imbasnya, tak mau tau, tak mau ngurus masa depan anaknya jika kelak telah memilih pasangan hidupnya. akan tetapi beberapa saja orang tua yang bisa menerima pasangan anaknya walaupun si calon menantunya itu cuma pekerja kecil atau cuma bisa ngurus keperluan dapur, atau hanya sekedar pintar masak.

ada juga orang tua yang menargetkan anaknya harus mendapatkan calon suami / istri harus yang udah PNS ? what? hidup pegawai memang menjamin, tapi apakah bisa menjamin KEBAHAGIAAN? tentu tidak !!

kebahagian lahir batin pun harus didapatkan. walaupun hidup berkecukupan tapi tak bahagia, tiada guna juga khan? nah sob...jika anda terpengaruh dengan tujuan orang tua mu yang doyan ngincar anak pegawai atau orang yang sudah kerja...hati-hati aja...kamu sebagai anak bisa-bisa dibilang MATRE.....

bagaimana dengan anda? apakah sudah menentukan jalan terbaik anda dengan pasangan anda? tentukan lah sekarang... jika orang tua anda tak merestui hubungan kalian berilah mereka pengertian...

ada juga masalah berbeda keyakinan, hal ini memang tak bisa dibahas dengan panjang lebar, karena saya juga tak ingin punya pasangan yang berbeda keyakinan dengan saya. so...karena keyakinan pada yang satu adalah tujuan kita membina rumah tangga dalam sebuah hubungan dan perkawinan, samapai punya anak cucu bahkan sampai kita tak ada lagi di dunia ini....
jika keyakinan kita sama pada satu tuhan, maka enak banget saya bilang, karena kita bisa saling mendoakan dengan tujuan dan meminta pada yang sama yaitu DIA (Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang).

No comments: